PERHATIAN

Blog ini telah berhenti updatenya. Saya telah membuat blog baru yang lebih spesifik tentang pemrograman. Alamat blog baru saya di http://kasandolo.blogspot.com. Sebagian dari post saya di blog ini juga telah saya pindah ke blog baru saya tersebut. Semoga anda berkenan mengunjungi blog baru saya. Terima kasih.

Penempatan Script Javascript

Script javascript bisa kita letakkan di:

  • bagian head
  • bagian body
  • head dan body
  • eksternal script

Pada sebuah halaman web yang berisi kode javascript, kode tersebut akan segera di eksekusi saat halaman tersebut dimuat oleh browser. Hal ini tidak sesuai dengan apa yang kita harapkan. Terkadang kita ingin agar kode kita di eksekusi saat halaman di muat, atau pada keadaan lain, misalnya saat pengunjung mengklik tombol.

Script yang ingin dieksekusi pada saat dipanggil atau pada keadaan tertentu, diletakkan di fungsi. Bila fungsi tersebut diletakkan di bagian kepala halaman web kita, maka fungsi tidak akan merubah halaman web. Contoh:
<html>
<head>
<script type=”text/javascript”>
function message()
{
alert(“Pesan ini akan ditampilkan saat halaman web dimuat”);
}
</script>
</head>
<body onload=”message()”>
</body>
<html>
Pada contoh di atas, pesan akan ditampilkan saat halaman web dimuat. Bila pesan tersebut belum ditutup, maka browser akan menganggap halaman web belum selesai dimuat.

Bila kita tidak menginginkan script ditempatkan di fungsi, atau bila kita ingin script mencetak sesuatu di halaman web kita, maka letakkan script tersebut di bagian body. Contoh:
<html>
<head>
</head>
<body>
<script type=”text/javascript”>
document.write(“Pesan ini akan ditulis dengan javascript”);
</script>
</body>
</html>
Kita bisa meletakkan script javascript sebanyak apapun yang kita mau di halaman web kita. Sebenarnya kita juga meletakkannya di bagian head dan body sekaligus. Contoh:
<html>
<head>
<script type=”text/javascript”>
function message()
{
alert(“Pesan ini tampil pada saat halaman web dimuat”);
}
</script>
</head>
<body onload=”message()”>
<script type=”text/javascript”>
document.write(“Pesan ditulis menggunakan javascript”);
</script>
</body>
</html>
Selain diletakkan di halaman web, kita bisa menggunakan script eksternal, yaitu script yang diletakkan diluar halaman web. Dengan demikian, kita bisa menggunakan satu file javascript untuk beberapa halaman web sekaligus. Script eksternal tersebut disimpan dengan ekstensi .js. Yang harus diperhatikan adalah, pada script eksternal tersebut tidak boleh menggunakan tag <script>. Contoh:
<html>
<head>
<script type=”text/javascript” src=”eksternalscript.js”>
</script>
</head>
<body>
<script type=”text/javascript” src=”eksternalscript2.js”>
</body>
</html>
Atribut src berisi alamat tempat kita menyimpan file eksternalscript.js tersebut.

1 komentar:

Azmi Cole Jr. 03 Januari, 2015  

Thanks min, sangat bermanfaat :)

  © Blogger templates The Professional Template by Ourblogtemplates.com 2008

Back to TOP