PERHATIAN

Blog ini telah berhenti updatenya. Saya telah membuat blog baru yang lebih spesifik tentang pemrograman. Alamat blog baru saya di http://kasandolo.blogspot.com. Sebagian dari post saya di blog ini juga telah saya pindah ke blog baru saya tersebut. Semoga anda berkenan mengunjungi blog baru saya. Terima kasih.

Bagian-bagian Program C

Perhatikan program berikut:

#include <stdio.h>
void main()
{
printf(“Mari belajar pemrograman”);
}

Mari kita pelajari program di atas setiap bagiannya:

#include <stdio.h>

#include adalah salah satu jenis pengarah proprocessor. Sedang maksud preprocessor adalah, ketika kita mengkompilasi program yang kita buat, kita juga menyertakan file yang terdapat pada preprocessor. Pada contoh di atas, kita menggunakan file stdio.h, file ini disebut header file. Header file stdio.h digunakan untuk mengaktifkan fungsi printf (), sehingga tanpa header file ini fungsi tersebut tidak akan bisa berjalan. Selain #include, masih banyak lagi preprocessor yang lain. Dan selain stdio.h juga masih banyak header file lain. Mengenai preprocessor dan header file akan kita pelajari di waktu yang akan datang.

void main()

main () adalah sebuah fungsi utama yang harus selalu ada di setiap pembuatan program bahasa C. void adalah tipe data yang dari fungsi main. Fungsi main menjadi titik awal dan titik akhir sebuah program . Kita bisa membuat fungsi sendiri selain fungsi main. Mengenai fungsi dan tipe data akan kita pelajari nanti.

printf ()

Funsi printf() digunakan untuk mencetak “sesuatu” di layar. Yang bisa dicetak bisa berupa angka, huruf, kalimat, dan lainnya. Seperti dijelaskan di atas, untuk menggunakan fungsi printf() diperlukan header file .

kurung kurawal dan semicolon

Tanda kurung kurawal “ { } “ digunakan untuk membagi program per blok. Pada setiap program, terdapat minimal satu pasang tanda kurung kurawal, yaitu untuk fungsi main. Tanda ini sangat penting dalam pembuatan program, karena pada fungsi main, tanda kurung buka akan menjadi awal dari sebuah program dijalankan dan kurung tutup menjadi akhir dari perjalanan program.

Tanda semicolon “ ; “ juga penting dalam pembuatan program. Setiap akhir dari sebuah perintah dalam bahasa pemrograman C harus diakhiri dengan tanda semicolon. Meskipun perintah masih terdapat pada satu baris, tetap saja harus diakhiri setiap perintah dengan tanda semicolon.

1 komentar:

Tifano isya gery 21 Maret, 2010  

anak IT yah?
kunjungi blog saya juga ya :D

  © Blogger templates The Professional Template by Ourblogtemplates.com 2008

Back to TOP